COMPETITION CLASS — “ALL ABOUT COMPETITION”

Kamis, 8 September 2016

Storytelling

1.Pengertian Storytelling

* Storytelling adalah sebuah teknik atau kemampuan untuk menceritakan sebuah kisah, pengaturan adegan, event, dan juga dialog. Kalau di film, para film maker bersenjatakan kamera; di komik, para komikus bersenjatakan gambar dan angle cerita; di cerpen atau novel, para penulis bersenjatakan pena, diksi, dan permainan kata serta deskripsi, dengan menyampaikan sebuah cerita dengan cara mendongeng.

* Storytelling menggunakan kemampuan penyaji untuk menyampaikan sebuah cerita dengan gaya, intonasi, dan alat bantu yang menarik minat pendengar. Storytelling sering digunakan dalam proses belajar mengajar utamanya pada tingkat pemula atau anak-anak. Teknik ini bermanfaat melatih kemampuan mendengar secara menyenangkan.

* Orang yang ingin menyampaikan storytelling harus mempunyai kemampuan public speaking yang baik, memahami karakter pendengar, meniru suara-suara, pintar mengatur nada dan intonasi serta keterampilan memakai alat bantu. Dikatakan berhasil menggunakan teknik storytelling, jika pendengar mampu menangkap jalan cerita serta merasa terhibur. Selain itu, pesan moral dalam cerita juga diperoleh. Dikatakan berhasil saat pendengar mampu menangkap jalan cerita serta merasa terhibur. Selain itu, pesan moral dalam cerita juga diperoleh.

2.Tujuan Storytelling

  • Menciptakan suasana senang.
  • Memberi kesenangaan, kegembiraan, kenikmatan mengembangakan imajinasi pendengar.
  • Memberi pengalaman baru dan mengembangakan wawasan pendengar.
  • Dapat memberikan pemahaman yang baik tentang diri mereka sendiri dan orang lain di sekitar merek
  • Dapat memberi pengalaman baru termasuk di dalamnya masalah kehidupan yang ada di lingkungan.
  • Pendengar belajar berbicara dalam gaya yang menyenangakan serta menambah pembendaharaan kata dan bahasanya
  • Melatih daya tangkap dan daya konsentrasi pendengar.
  • Melatih daya pikir dan fantasi pendengar.
  • Menanamkan nilai-nilai budi pekerti.

3.Generic Structure Storytelling

  • Orientation
  • Biasanya terletak di paragrap pertama. Secara teori, Orientation berisi pesan tentang informasi What, Who, Where, dan When. Pada paragrap Orintation, text narrative akan memberitahukan pembaca tentang apa peristiwanya siapa pelaku-pelakunya, dimana dan kapan peristiwa tersebut terjadi.
    Complication
  • Paragrap complication menjadi inti sebuah text naarative. Complication ini menceritakn apa yang tejadi dengan pelaku dalam peristiwa tersebut. Umumnya Complcation ini berisi gesekan antar pelaku peristiwa. Gesekan ini menimbulkan sebuah Conflict atau pertentangan. Dalam teori literay, Comflict umumnya dibedakan menjadi 3 macam; natural conflict, social conflict, dan psychological conflict.
    Resolution
  • Sebuah pertentangan harus ditutup dengan penyelesaian. Dalam sebuah text narrative, resolution bisa dengan penyelesaian yuang menyenangkan juga kadang berakhir dengan penyelesaian yang menyedihkan.

4.Hal penting dalam Storytelling

  • Kontak mata
  • Saat story telling berlangsung, pendongeng harus melakukan kontak mata dengan audience. Pandanglah audience dan diam sejenak. Dengan melakukan kontak mata audience akan merasa dirinya diperhatikan dan diajak untuk berinteraksi, selain itu dengan melakukan kontak mata kita dapat melihat apakah audience menyimak jalan cerita yang didongengkan. Dengan begitu, pendongeng dapat mengetahui reaksi dari audience.
  • Mimik wajah
  • Pada waktu story telling sedang berlangsung, mimik wajah pendongeng dapat menunjang hidup atau tidaknya sebuah cerita yang disampaikan. Pendongeng harus dapat mengekspresi wajahnya sesuai dengan yang di dongengkan.
  • Gerak tubuh
  • Gerakan tubuh pendongeng waktu proses story telling berjalan dapat turut pula mendukung menggambarkan jalan cerita yang lebih menarik. Cerita yang di dongengkan akan terasa berbeda jika mendongeng akan terasa berbeda jika mendongeng melakukan gerakan-gerakan yang merefleksikan apa yang dilakukan tokoh-tokoh yang Dongeng akan terasa membosankan, dan akhirnya audience tidak antusias lagi mendengarkan dongeng.
  • Suara
  • Tidak rendahnya suara yang diperdengarkan dapat digunakan pendongeng untuk membawa audience merasakan situasi dari cerita yang didongengkan. Pendongeng akan meninggikan intonasi suaranya untuk mereflekskan cerita yang mulai memasuki tahap yang menegangkan. Pendongeng profesiaonal biasanya mampu menirukan suara-suara dari karakter tokoh yang didongengkan. Misalnya suara ayam, suara pintu yang terbuka.
  • Kecepatan
  • Pendongeng harus dapat menjaga kecepatan atau tempo pada saat story telling. Agar kecepatan yang dapat membuat anak-anak manjadi bingung ataupun terlalu lambat sehingga menyebabkan anak-anak menjadi bosan.
  • Alat Peraga
  • Untuk menarik minat anak-anak dalam proses story telling, perlu adanya alat peraga seperti misalnya boneka kecil yang dipakai ditangan untuk mewakili tokoh yang menjadi materi dongeng. Selain boneka, dapat juga dengan cara memakai kostum-kostum hewan yang lucu, intinya membuat anak merasa ingin tahu dengan materi dongeng yang akan disajikan.

The Battle of Brains

* Battle of Brains adalah sebuah kompetisi asah otak yang diadopsi dari permainan Cerdas Cermat yang sudah dikenal masyarakat secara umum dan mengalami modifikasi sedemikian rupa dalam format penyelenggaraan.

* PERATURAN UMUM

  • Kompetisi Battle of Brains dilaksanakan secarafair dan terbuka
  • Setiap kelompok wajib diwakilkan oleh tiga anggota
  • Setiap kelompok wajib menyertakancontact person
  • Semua konten dan material yang digunakan dalam kompetisi berasal dari panitia
  • Setiap peserta wajib menghormati dan menghargai setiap keputusan yang dibuat oleh panitia.

* Ketentuan dan Mekanisme Lomba

  • Semua peserta yang tergabung dalam grup akan mengikuti babak penyisihan berupa tes tulis.
  • Tes tulis berupa tes pengetahuan di bidang matematika dan science juga pengetahuan umum tentang science
  • Tes tulis dilakukan secara grup
  • Materi pertanyaan berupa pertanyaan Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Pengetahuan Umum Science, Eksperimen, dan Teknolog
  • Pada setiap satu putaran babak, terdapat tiga sesi yaitu :
  • PertanyaanWajib
  • Throw It or Take It
  • Free Question

* MATCH

  • Semua konten dan material yang digunakan selama perlombaan akan disediakan oleh panitia
  • Peserta dilarang untuk membawa majalah, kamus, buku, koran, kalkulator, handphone, tablet, notebook, dan segala macam peralatan komunikasi pada saat mengikuti sesi perlombaan
  • Panitia akan menyediakan kertas bagi peserta
  • Peserta diwajibkan untuk membawa alat tulis masing-masing
  • Peserta diperbolehkan untuk berdiskusi dengan tenang selama sesi pertanyaan
  • Peserta diperbolehkan untuk membawa supporters selama perlombaan berlangsung, namun tidak diperkenankan untuk memberi jawaban atau mengganggu peserta lain. Pelanggaran peraturan diatas akan ditanggung oleh tim yang didukung berupa pengurangan nilai sebesar 100 poin
  • Dalam setiap pertandingan, akan terdapat tiga tim yang bertanding

Debate

* Debat merupakan sarana untuk mengkomusikasikan kemampuan berbicara di depan umum, meyakinkan juri dan argumen-argumen yang logis bahwa pendapatnya memang lebih rasional. Debat sifatnya mengajak para pendengar dan juri supaya mengakui keabsahan pendapat tersebut. Tentu saja penampilan seorang pendebat (Debater) harus meyakinkan dan setiap pendapatnya harus didukung fakta yang jelas dan sumber yang akurat.
Debat bukan ajang untuk menonjolkan tendensi pribadi, memakai karena alasan pribadi, menyerang orang lain tanpa alasan yang rasional atau himbauan yang didasarkan pada emosi semata.

* Debat sistem ini mengajukan dua tim dengan masing-masing terdiri dari tiga orang. Kedua tim itu ditentukan oleh juri sebagai TimAffirmative( setuju ) dan TimNegative ( menolak motion ). Anggota masing-masing tim saling berbagi posisi sebaga pembicara pertama first speaker, pembicara kedua second speaker, dan pembicara ketiga third speaker.Diantara pembicara pertama dan kedua, terdapat reply speaker, yaitu pembicara balasan.
Di dalam setiap debat, terdapat topik yang diperdebatkan yang biasanya disebut Motion. Setelah motion ditentukan, setiap tim diberi waktu 30 menit untuk menyiapkan konsepnya yang biasa disebut case building.

Setiap pembicara mengemukakan substansi argumennya selama 7 menit dan pembicara balasan 4 Lengkapnya bisa dilihat sebagai berikut :

  • a)1stspeaker Affirmmative- 7
  • b)1stspeaker Negative -7 menit
  • c)2ndspeaker Affirmmative- 7
  • d)2ndspeaker Negative -7 menit
  • e)3rdspeaker Affirmative- 7 menit
  • f)3rdspeaker Negative- 7 menit
  • Untuk info lebih detail tentang debate akan dibicarakan di Competition Class yang berikutnya

Model United Nations

* MUN adalah simulasi konferensi PBB. Kita sebagai peserta MUN disebutnya delegasi yang akan berperan menjadi diplomat bagi negara masing-masing dicouncilmasing-masing juga. MUN biasanya diberi nama sesuai tempat diselenggarakannya konferensi, misalnya HNMUN (Harvard National MUN), TEIMUN (The European International MUN), LIMUN (London International MUN), OXIMUN (Oxford International MUN), dll. Ada juga MUN yang setiap tahun lokasinya pindah-pindah, seperti GMUN (Global MUN) dan WMUN (World MUN). Di luar negeri, khususnya Eropa dengan tradisi akademis yang sudah baik dan maju, mahasiswa dari berbagai jurusan dan universitas banyak yang tertarik untuk mengikuti konferensi ini. Ada juga MUN yang dikhususkan untuk siswa high school.

* Dalam MUN kita jadi tau bagaimana cara kerja PBB dalam menangani sebuah isu, belajar bikin resolusi, negosiasi, debat, ngasah bahasa Inggris. MUNis a perfect place to practice our diplomacy skills in diplomat way.

Speech

* Speech adalah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk mengekspresikan pendapat mereka , atau untuk memberikan gambaran tentang sesuatu . Pidato biasanya dilakukan oleh orang yang memberikan pidato dan pernyataan tentang hal-hal / peristiwa yang penting dan harus didiskusikan.

* Speech biasanya digunakan oleh seorang pemimpin untuk memimpin dan berorasi di depan banyak anak buahnya atau masyarakat umum . Pidato yang baik dapat memberikan kesan positif kepada orang-orang yang mendengar pidato . Kemampuan untuk berbicara pidato yang baik atau di depan umum / publik dapat membantu untuk mencapai karir yang baik.

Tujuan dan Fungsi Speech

* Tujuan Speech

  • Speech umumnya melakukan satu atau lebih hal berikut : Mempengaruhi orang lain untuk mau mengikuti kemauan kita dengan sukarela.
  • Memberikan pemahaman atau informasi kepada orang lain .
  • Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain senang dan puas dengan ucapan yang kita sampaikan.

* Fungsi Speech

  • Memfasilitasi komunikasi antara atasan dan bawahan .
  • Memfasilitasi komunikasi antar anggota organisasi .
  • Membuat situasi yang kondusif di mana hanya perlu satu orang yang melakukan orasi / pidato .

 Struktur dan Contoh Pidato Berbahasa Inggris (speech)

  • Struktur ataupun kerangka dalam menyusun pidato bahasa Inggris(speech) ada 6 yaitu:
  • Addresses (sapaan)
  • Greetings (sapaan)
  • Opening/introduction (pembukaan)
  • Body (isi)
  • Closing (penutupan)
  • Thanking (ucapan terima kasih)

Spelling Bee

* Spelling beeadalah sebuah kompetisi dimana orang (seringkali adalahanak-anak), diminta untuk mengeja salah satu kata (biasanya dalam bahasa Inggris).

* Peserta kompetisi spelling bee yang mempersiapkan diri dengan serius pasti mempelajari semua aspek dalam suatu kata, termasuk diantaranya adalah asal mula kata tersebut. Pastinya, itu berguna untuk mengeja kata-kata yang lebih sulit dan menantang (termasuk kata-kata paling panjang di dunia, siapa bisa mengeja?). Seringkali, mereka mempelajari materi tersebut dari bahan yang diberikan oleh panitia ataupun materi dari sumber lain (misalnya internet).

 

Newscast

* Newscasting competition adalah kompetisi yang mengembangkan kemampuan membaca dan mempersembahkan pada waktu yang bersamaan dan juga dengan cara/gaya yang professional.

* Newscasting competition biasanya terdiri dari membaca berita, laporan cuaca(weather forecast), laporan langsung(live report), wawancara langsung(live interview).

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *