KARYA TULIS BULAN JANUARI 2018

Pandangan Hukum E-Money dalam Perspektif UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang
Oleh : Galih Ananggadipa

Pada zaman millenial sekarang, semua hal menjadi serba mudah, tak terkecuali saat kita melakukan transaksi. Sebelumnya, masyarakat menggunakan uang yang berbentuk fisik seperti kertas dan logam, tetapi tidak untuk masa sekarang. Telah munculnya uang elektronik atau e-money membuat masyarakat sedikit demi sedikit meninggalkan pembayaran dengan menggunakan uang kertas dan/atau logam. Ini merupakan sebuah kemajuan teknologi yang sangat positif, tetapi bagaimana pandangan hukum tentang e-money dalam perspektif UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang?

Pengertian mata uang sendiri menurut Pasal 1 angka 1 UU No. 7 Tahun 2011 adalah uang yang dikeluarkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnya disebut Rupiah . Sedangkan uang sendiri dalam Pasal 1 angka 2 UU No. 7 Tahun 2011 adalah alat pembayaran yang sah .

Uang elektronik atau e-money adalah alat pembayaran yang dikeluarkan oleh otoritas negara melalui suatu lembaga penyedia yang uang Rupiahnya disimpan dalam bentuk elektronik pada media penyimpanan seperti server atau chip. Uang elektronik merupakan alat pembayaran yang sah dan diakui oleh Negara, sehingga dalam melakukan transaksi pembayaran di Indonesia, tidak boleh ditolak .

Pada dasarnya, e-money sendiri merupakan alat pembayaran yang berbentuk digital, hampir sama dengan fungsi uang yang biasa kita gunakan sehari-hari, hanya berbeda bentuknya saja. Kemudian, mata uang e-money di Indonesia juga menggunakan mata uang Indonesia yaitu Rupiah, sehingga tidak melanggar UU sekalipun.

Jadi, pada kesimpulannya adalah uang elektronik atau e-money merupakan sebuah varian atau jenis bentuk pembayaran selain dengan uang kartal yang memiliki mata uang Rupiah. Larangan yang ada di dalam UU tentang Mata Uang adalah bahwa tidak diperbolehkan menggunakan alat pembayaran di Indonesia dengan mata uang asing. Sedangkan e-money ini merupakan alat pembayaran dengan mata uang Rupiah, dan itu tidak melanggar UU tentang Mata Uang.

Sumber :
-UU no. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang
-m.hukumonline.com/klinik/detail/lt5a1e127fd6cf0/dasar-hukum-penggunaan-uang-elektronik-jika-masuk-tol

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *