LEGAL COACHING CLINIC 2016 — “Tinjauan Peraturan Rencana Detail Tata Ruang Purwokerto Dari Perspektif Hukum Adat dan Kearifan Lokal”

           lcc

         Legal Coaching Clinic (LCC) merupakan salah satu program kerja National Board ALSA Indonesia dengan maksud untuk meningkatkan kesadaran hukum mahasiswa dan masyarakat dalam bentuk penyuluhan atau sosialisasi. Kegiatan ini adalah program wajib untuk diselenggarakan setiap ALSA Local Chapter di seluruh Indonesia termasuk ALSA LC Unsoed. Pada tahun ini LCC yang diadakan oleh seluruh ALSA National Chapter Indonesia mengambil grand tema “Hukum Adat dan Kearifan Lokal” dan LCC ALSA LC UNSOED sendiri mengambil Judul “Tinjauan Peraturan Rencana Detail Tata Ruang Kota Purwokerto Dari Perspektif Hukum Adat dan Kearifan Lokal

             Latar belakang diadakannya LCC mengenai Hukum adat dan Kearifan Lokal serta keterkaitannya dengan efektivitas Peraturan RDTR Purwokerto ini bermaksud untuk memberikan tujuan pada seluruh participant yaitu mahasiswa serta masyarakat agar dapat meningkatkan pemahaman mengenai penerapan yang terjadi menyangkut RDTR Purwokerto itu sendiri serta nilai nilai hukum adat yang terkait dan kearifan lokal yang timbul. Diharapkan dalam kegiatan LCC 2016 yang diadakan ALSA LC Unsoed kali ini dapat berperan serta melalui metode advokasi antar pihak masyarakat/mahasiswa kepada para pihak yang terkait maupun mengerti akan peraturan yang ada.

Legal Coaching Clinic ALSA LC Unsoed telah dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 19 November 2016 bertempat di Pendopo Wakil Bupati Kabupaten Banyumas. Dimulai pukul 09.00 dihadiri 99 peserta baik kalangan Mahasiswa KBMFH Unsoed,Mahasiswa dari Universitas lainnya maupun Masyarakat umum lainnya. Serta dihadiri oleh Pembicara dalam acara ini yaitu Ibu Rochati, S.H., M.Hum selaku Dosen Hukum Adat fakultas Hukum Unsoed, Bapak Sugeng Waluyo selaku Budayawan dan selaku Moderator yaitu Bapak Sulyana Dadan, S.Sos,M.A dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unsoed.

            Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan menyanyikan ALSA Anthem. Selanjutnya yaitu adanya sambutan-sambutan dari Narindra Abi selaku Project Officer , Ilmawan Husain Mughni selaku Director ALSA LC Unsoed, Rizky Rachmadina mewakili National Board ALSA Indonesia, dan sambutan dari Rizky Maulidar selaku Presiden BEM Fakultas Hukum Unsoed dan dilanjutkan sambutan oleh perwakilan dari Dekanat Fakultas Hukum Unsoed yaitu Bapak Dr.H.M.Isplancius. S.H.,M.Hum, dan terakhir sambutan dari Staff Ahli bidang Hukum Politik yaitu ibu Herni Sulasti , S.H. mewakili Bupati dan wakil Bupati yang berhalangan hadir, sekaligus untuk meresmikan acara LCC dengan pemukulan Palu yang diwakili oleh Staff Ahli Hukum Bupati Banyumas. Setelah sambutan-sambutan dan peresmian, agar mendapatkan hasil yang maksimal maka tak lupa juga acara LCC 2016 ini dibuka dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Faza Irfan. Setelah itu, LCC 2016 ini diramaikan dengan adanya tari saman kebanggaan ALSA LC Unsoed. Tarian dari Suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat serta merupakan Tarian yang disebut tarian seribu tangan dari Aceh ini sangat menghibur peserta yang hadir di acara LCC 2016. Setelah tarian saman selesai, maka masuklah acara LCC ini kepada inti acara yaitu pemaparan materi dari para Pembicara 1 yaitu Ibu Rochati, S.H., M.Hum diawali pembukaan sebelum dimulai pemaparan beliau oleh Moderator yaitu Bapak Sulyana Dadan, S.Sos,M.A dan di lanjutkan sesi tanya jawab untuk materi pembicara 1 lalu setelah selesai sesi tersebut dilanjutkan pemaparan pembicara 2 yaitu Bapak Sugeng Wiyono dan dilanjutkan sesi tanya jawab untuk materi pembahasan beliau.

            LCC 2016 yang bermodel pemaparan oleh Pembicara terlebih dahulu dan dilanjutkan sesi tanya jawab ini bisa di tanyakan oleh seluruh partisipant dalam acara LCC 2016 ini dapat ditanyakan pada para pembicara ini dipimpin oleh moderator yaitu bapak Sulyana Dadan, S.Sos,M.A. Untuk pembicara yang pertama dengan durasi waktu 35 menit yaitu Ibu Ibu Rochati, S.H., M.Hum selaku Dosen Hukum Adat Fakultas Hukum Unsoed. Di sesi ini beliau menjelaskan secara general terlebih dahulu lalu lebih mengerucut mengenai hukum adat dan kearifan lokal lalu terkait hal yang diangat dalam acara serta menjelaskan keterkaitan adat di Banyumas mengenai materi serta nilai kearifan lokal yang ditimbulkan dari suatu aturan hukum yang dibuat . Setelah itu Pembicara selanjutnya adalah Bapak Sugeng Wiyono selaku perwakilan Budayawan Banyumas, beliau yang sudah sepuh dengan umurnya 74 Tahun walau begitu tetap mengingat dengan baik hal hal yang menjadi keahliannya sebagai budayawan Banyumas , dalam sesi ini beliau memaparkan materinya mengenai sejarah Banyumas terlebih dahulu yang bersifat umum hingga mengerucut ke sejarah mengapa ada peraturan suatu bangunan tidak di bolehkan tingginya melebihi pendopo serta adanya peraturan peraturan yang dibuat oleh pemerintah terkait tinggi bangungan atau RDTRK terkait sejarah,nilai dan filosofinya.

            Setelah pemaparan materi oleh kedua pembicara maka dilangsungkanlah sesi tanya-jawab, peserta. Kemudian peserta dengan penanya terbaik dan berbobot maka diberikanlah hadiah Best Participant, terdapat satu orang best participant yaitu perwakilan dari Masyarakat yang telah memberikan pertanyaan yang paling menarik dari pertanyaan participant yang lainnya. Dengan demikian berakhirlah seluruh rangkaian acara Legal Coaching Clinic ALSA LC Unsoed 2016 dan sampai jumpa di Legal Coaching Clinic 2017!

MARI BERSAMA MENJAGA NILAI ADAT DAN KEARIFAN LOKAL!

ALSA ALWAYS BE ONE!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *