WORKSHOP 2018 — “MEKANISME LEGAL AUDIT DAN PEMBUATAN LEGAL OPINION TERHADAP PENAWARAN TRANSAKSI DERIVATIF DI PASAR MODAL”

Workshop ALSA LC Unsoed merupakan salah satu program kerja tahunan kepengurusan ALSA LC Unsoed. Dengan maksud untuk meningkatkan ilmu pengetahuan serta keahlian dibidang hukum untuk mahasiswa fakultas hukum Unsoed, dan sekitar daerah banyumas, dan untuk umum yang telah lulus fakultas hukum.
Pada tahun ini ALSA LC Unsoed mengambil grand tema hukum perdata, tema Transaksi Derivatif dan Judul “Mekanisme Legal Audit dan Pembuatan Legal Opinion terhadap Penawaran Transaksi Derivatif di Pasar Modal”
Latar belakang diadakannya workshop yang bertemakan Transaksi Derivatif, yaitu mengingat pada tahun 1997 di Indonesia lahir transaksi derivatif di Pasar Modal. Namun, belum mendapatkan keuntungan dari salah satu produk Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut, transaksi derivatif di BEI sudah mati suri di tahun 2008 karena minimnya minat infestor dan berbarengan dengan krisis ekonomi. Terlebih lagi produk yang sudah muncul sejak tahun 2001 dan 2004 yaitu kontrak berjangka indeks efek (KBIE) LQ45 dan Kontrak Opsi Saham belum juga dapat berkembang hingga saat ini karena sistim belum sempurna dan pasar tidak menyerap, perlahan produk” ini tenggelam dengan sendirinya.Sedangkan sampai saat ini, PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mematangkan aturan untuk kembali menerapkan transaksi dervatif di pasar modal.
Indonesia sudah tertinggal oleh negara lain bahkan dalam lingkup Asia. Seperti bursa Malaysia. Per Januari 2015, angka kontraknya mencapai 240.000 dalam sebulan. Begitu juga di bursa India yang mencapai 15 juta kontrak selama Januari 2015.Disusul bursa Singapura yang mencapai 13 juta kontrak, Thailand 1,8 juta kontrak, Australia 571.000 kontrak, China 31 juta kontrak, Hong Kong 5 juta kontrak, dan Korea 3 juta kontrak dalam sebulan. Kelengkapan instrumen hukum transaksi derivatif di Indonesia menjadi tantangan bagi kita semua agar membangun perkembangan transaksi derivatif di Indonesia sehingga Indonesia dapat memperoleh keuntungan dari transaksi derivatif di pasar modal. Terlebih BEI memang harus mempertahankan transaksi derivatif karena merupakan diferensiasi produk yang dituntut oleh pasar agar BEI dapat meningkatkan eksistensinya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *